Articles Comments

IHCS » News » Polisi Didesak Selidiki Identitas Warga Ukraina

Polisi Didesak Selidiki Identitas Warga Ukraina

JAKARTA РIndonesian Human Rights Committee for Social Justice meminta Kepolisian Resort Manokwari melakukan pengecekan identitas terhadap warga Ukraina yang ditangkap di Papua, Wanipenko Shapirenko. Direktur IHCS bidang politik dan jaringan, Ridwan Darmawan, menilai verifikasi identitas itu perlu dikakukan untuk menguji apakah warga Ukraina itu hanya sekadar wisatawan atau memang mata-mata asing.

“Saya kira di proses penyelidikan harus dicek apakah orang ini wartawan, wisatawan, atau mata-mata,” kata pria yang aktif di Jaringan Solidaritas Nasional untuk Papua saat dihubungiOkezone, Minggu (2/12/2012).

Namun, Ridwan menduga kehadiran warga ukraina itu untuk memberikan solidaritas kemanusiaan kepada Warga Papua. Ridwan mengatakan Organisasi Papua Merdeka memang punya jaringan internasional cukup kuat yang mendukung perjuangan mereka. “Dalam konteks solidaritas, hadirnya orang Ukraina di lapangan itu bisa jadi siasat OPM agar memperoleh publikasi dan menjadi opini dunia,” terangnya.

Seperti diketahui, Wanipenko Shapirenko ditangkap polisi dari satuan Kepolisian Resort Manokwari dekat kantor Dewan Adat Papua Wilayah III Kepala Burung, Sabtu 1 Desember kemarin. Penangkapan terjadi usai sejumlah massa merayakan perayaan hari kelahiran Organisasi Papua Merdeka. Massa sempat menentang penangkapan tersebut. Namun, polisi akhirnya mengambil paksa Wanipenko.

Menurut Ridwan, masalah yang terjadi di Papua memang tergolong rumit. Langkah paling nyata untuk menyelesaikan masalah ini adalah pemerintah pusat mengadakan dialog secara menyeluruh dengan warga Papua untuk mencari solusi yang adil antara masing-masing pihak. “Karena banyak persoalan di sana. Warga di sana mencurigai intergrasi Papua yang dinilai mereka tidak jujur. Mereka menilai telah terjadi manipulasi yang dilakukan Jakarta,” kata Ridwan.

sumber : okezone.com

Filed under: News

Comments are closed.