Articles Comments

IHCS » News » Pemerintah Selalu Rugikan Petani

Pemerintah Selalu Rugikan Petani

364ef7763d8357422ee20fca9503e21c

Demo para petani (IST)

Kementerian Perdagangan dan Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI) dengan cepat merespon permintaan perusahaan-perusahaan terigu untuk mengenakan pajak safeguard kepada terigu asal Turki.

“Tetapi hal serupa tidak pernah terjadi ketika petani menjerit akibat terjadinya impor beras, buah, dan lain-lain yang dihasilkan petani,” kata Ketua Eksekutif Indonesian Human Rights Committee for Social Justice (IHCS), Gunawan kepada¬†itoday, Senin (26/11).

Menurut Gunawan, padahal perusahaan-perusahaan produsen terigu bersumber dari bahan impor, karena mempergunakan gandum yang tidak ditanam di Indonesia.

“Yang perlu dilakukan pemerintah adalah memberikan dukungan kepada petani atau mereka yang bekerja di pedesaan yang menjadi produsen tepung pengganti terigu berbahan gandum,” ujarnya.

Kata Gunawan, pemerintah tidak semata-mata perhatikan pertimbangan-pertimbangan pengusaha, menjadi pelajaran untuk tema yang lain. “Misalnya ketika UMP sudah ditetapkan naik, dari pihak pengusaha dan sejumlah kalangan lainnya mengeluarkan kritik bahwa kenaikan upah buruh akan memicu inflansi, perpindahan modal dan pabrik, serta makin sempitnya lapangan kerja,” tegas Gunawan.

Menurut Gunawan, pandangan yang mengatakan, kenaikan UMP akan memicu inflasi sangat keblinger, karena upah buruh hanya salah satu komponen produksi yang jumlahnya lebih kecil dibandingkan biaya siluman. “Biaya siluman inilah yang menciptakan produksi biaya tinggi yang berdampak pada ketidakpastian investasi,” pungkasnya.

http://www.itoday.co.id

Filed under: News

Comments are closed.